Rabu, 11 September 2013

KEUTAMAAN AL QUR'AN


Membaca Al Qur’an adalah ibadah yang mendatangkan banyak kebaikan bagi para pembacanya membaca satu huruf maka darinya adalah satu kebaikan dan kebaikan itu akan dilipat gandakan sepuluh kali.

Sedangkan penghafal Al-Qur’an adalah manusia istimewa dan terpilih, mereka dipilih Allah untuk menjaga kemurnian AL Qur’an dari usaha-usaha pemalsuanya,sesuai dengan jaminan Allah dalam firma-Nya,[1]
Artinya: Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya.(Qs Al Hijr 9)[2]
Ada banyak keutamaan bagi para pembaca dan penghafal Al-Qur’an, baik didunia maupun di akhiratnya, diantaranya adalah:
1.      Mereka disebut “Keluarga Allah” Dimuka bumi

Dari Anasr.a, Rasulullah bersabda: sesungguhnya Allah memiliki keluarga dari kalangan manusia, para sahabat bertanya, “ya Rasulullah, siapa mereka?” Maka rosulullah bersabda yaitu para ahli Al Qur’an.merekalah keluarga Allah dan orang-orang istimewa-Nya/ Pilihan-Nya ( HR.Ahmad)

2.      mereka diberikan tassrif Nabawi ( penghargaan khusus dari Nabi SAW)
diantara penghargaanya yang dia miliki adalah para sahabat penghafal Al-Qur’an adalah perhatian khususkepada para syuhadaUhud yang hafidz Al-Qur’an.
Dari jabin Abdullah radiallahu’anhu bahwa nabi Muhammad SAW berkata kepada mereka yang gugur dimedan perang uhud “siapakah diantara mereka yang lebih banyak hafalan Al Qur’an-Nya”. Beliau telah diberi tahu oleh salah satunya, maka beliau mendahulukanya sebelum temanya yang lain. (HR.Bukhori).[3]

3.      para penghafal Al-Qur’an selalu bersama dengan para malaikat yang taat dan mulia. Dalam sebuah Hadits redaksi dari iman Bukhori menyebutkan: “perumpamaan orang yang membaca Al Qur’an dan dia menghafalnya adalah bersama malaikat yang mulia dan taat.[4]

Diriwayatkan oleh Anas: sesungguhnya Nabi Muhammad SAW. Telah bersabda Al Qur’an adalah lebih dari segala-galanya, barang siapa memuliakan Al-Qur’an maka Allah akan memuliakanya. Dan barang siapa meremehkanya maka Allah akan menurunkan derajatnya. Orang yang hafal Al Qur’an mereka adalah selalu diliputi dengan rahmad Allah dan selalu mengagungkan kalam Allah dan selalu mendapat cahayanya Allah ( berseri-seri). Barang siapa mencintainya maka Allah akan mencintainya pula dan barang siapa berpaling dari padanya maka Allah akan merendahkan derajatnya.[5]


4.      Menurud Rasulullah SAW: keutamaan Al Qur’an dibandingkan seluruh kalimat, laksana kedudukan Allah terhadap Makhluk-Nya. Al Qur’an mengandung yang batin dan lahir. Lahirnya mengandung hokum danbatin menjadi ilmu. Lahirnya sangat indah dan batinya sangat dalam. Ia memiliki hak-hak (batas-batas) dan didalam batasnya ada batasnya lagi.[6]
Demikianlah beberapa keutamaan menghafal Al Qur’an, mengingat peranan para penghafal ini sangat besar dalam pemeliharaan dan keaslian Al Qur’an dimana Al Qur’an menjadi sumber hokum dan pegangan umat islam, maka Allah menetapkan atau mensejajarkan dengan para nabi dan Rasul.


[1] Ahsanul Fikri-Idham Hermawan, Anak-anak penjaga wahyu, (Klaten: Pustaka Ausat 2012) hlm 25
[2] Syaamil Al-Qur’an , Al Qur’anulKarimterjemah tafsir perkata,  ( Bandung: PT Sygma Examedia Arkanleema) hlm 262
[3] Ahsanul Fikri-Idham Hermawan, Anak-anak penjaga wahyu, (Klaten: Pustaka Ausat 2012) hlm 26
[4] Ahmad salim Badwilan, panduan cepat menghafal Al Qur’an,(Yogyakarta: Diva Press 2009) hlm18
[5] Muhaimin Zen, Tata cara/ problematika Menghafal Al-Qur’an dan petunjuk-petunjuknya.(Jakarta: pustaka Al Husna,1985), hlm 33-34
[6] Syekh Ja’far Hadi, Yuk baca Al Qur’an,(Jakarta:Al-Huda 2007) hlm10-11

Tidak ada komentar:

Posting Komentar