Membaca Al Qur’an adalah ibadah yang mendatangkan
banyak kebaikan bagi para pembacanya membaca satu huruf maka darinya adalah
satu kebaikan dan kebaikan itu akan dilipat gandakan sepuluh kali.
Sedangkan penghafal Al-Qur’an adalah manusia
istimewa dan terpilih, mereka dipilih Allah untuk menjaga kemurnian AL Qur’an
dari usaha-usaha pemalsuanya,sesuai dengan jaminan Allah dalam firma-Nya,[1]
Artinya: Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al
Quran, dan Sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya.(Qs Al Hijr 9)[2]
Ada banyak keutamaan bagi para pembaca dan penghafal
Al-Qur’an, baik didunia maupun di akhiratnya, diantaranya adalah:
1.
Mereka disebut “Keluarga Allah” Dimuka
bumi
Dari Anasr.a,
Rasulullah bersabda: sesungguhnya Allah memiliki keluarga dari kalangan
manusia, para sahabat bertanya, “ya Rasulullah, siapa mereka?” Maka rosulullah
bersabda yaitu para ahli Al Qur’an.merekalah keluarga Allah dan orang-orang
istimewa-Nya/ Pilihan-Nya ( HR.Ahmad)
2.
mereka diberikan tassrif Nabawi (
penghargaan khusus dari Nabi SAW)
diantara
penghargaanya yang dia miliki adalah para sahabat penghafal Al-Qur’an adalah
perhatian khususkepada para syuhadaUhud yang hafidz Al-Qur’an.
Dari jabin
Abdullah radiallahu’anhu bahwa nabi Muhammad SAW berkata kepada mereka yang
gugur dimedan perang uhud “siapakah diantara mereka yang lebih banyak hafalan
Al Qur’an-Nya”. Beliau telah diberi tahu oleh salah satunya, maka beliau mendahulukanya
sebelum temanya yang lain. (HR.Bukhori).[3]
3.
para
penghafal Al-Qur’an selalu bersama dengan para malaikat yang taat dan mulia.
Dalam sebuah Hadits redaksi dari iman Bukhori menyebutkan: “perumpamaan orang
yang membaca Al Qur’an dan dia menghafalnya adalah bersama malaikat yang mulia
dan taat.[4]
Diriwayatkan
oleh Anas: sesungguhnya Nabi Muhammad SAW. Telah bersabda Al Qur’an adalah
lebih dari segala-galanya, barang siapa memuliakan Al-Qur’an maka Allah akan
memuliakanya. Dan barang siapa meremehkanya maka Allah akan menurunkan
derajatnya. Orang yang hafal Al Qur’an mereka adalah selalu diliputi dengan
rahmad Allah dan selalu mengagungkan kalam Allah dan selalu mendapat cahayanya
Allah ( berseri-seri). Barang siapa mencintainya maka Allah akan mencintainya
pula dan barang siapa berpaling dari padanya maka Allah akan merendahkan
derajatnya.[5]
4.
Menurud Rasulullah SAW: keutamaan Al
Qur’an dibandingkan seluruh kalimat, laksana kedudukan Allah terhadap
Makhluk-Nya. Al Qur’an mengandung yang batin dan lahir. Lahirnya mengandung
hokum danbatin menjadi ilmu. Lahirnya sangat indah dan batinya sangat dalam. Ia
memiliki hak-hak (batas-batas) dan didalam batasnya ada batasnya lagi.[6]
Demikianlah
beberapa keutamaan menghafal Al Qur’an, mengingat peranan para penghafal ini
sangat besar dalam pemeliharaan dan keaslian Al Qur’an dimana Al Qur’an menjadi
sumber hokum dan pegangan umat islam, maka Allah menetapkan atau mensejajarkan
dengan para nabi dan Rasul.
[1]
Ahsanul Fikri-Idham Hermawan, Anak-anak penjaga wahyu, (Klaten: Pustaka Ausat
2012) hlm 25
[2]
Syaamil Al-Qur’an , Al Qur’anulKarimterjemah tafsir perkata, ( Bandung: PT Sygma Examedia Arkanleema) hlm
262
[3]
Ahsanul Fikri-Idham Hermawan, Anak-anak penjaga wahyu, (Klaten: Pustaka Ausat
2012) hlm 26
[4]
Ahmad salim Badwilan, panduan cepat menghafal Al Qur’an,(Yogyakarta: Diva Press
2009) hlm18
[5]
Muhaimin Zen, Tata cara/ problematika Menghafal Al-Qur’an dan
petunjuk-petunjuknya.(Jakarta: pustaka Al Husna,1985), hlm 33-34
[6]
Syekh Ja’far Hadi, Yuk baca Al Qur’an,(Jakarta:Al-Huda 2007) hlm10-11

Tidak ada komentar:
Posting Komentar